Kamis, 05 Maret 2020

Ketahui 4 Tips Membangun Bisnis Food Truck


Ketahui 4 Tips Membangun Bisnis Food Truck
Membangun bisnis food truck sama halnya dengan membangun bisnis kuliner biasa. Selayaknya membangun bisnis diperlukan dedikasi tinggi, berani mengambil risiko, dan kreatif. Ketika tiga pilar ini sudah Anda aplikasikan, maka bisnis kuliner tentu bisa berjalan dengan baik. Namun demikian, ketika membangun bisnis food truck ini, Anda tentu membutuhkan truk yang akan membantu berjualan. Jika tidak punya truk, Anda bisa mengambil kredit truk Mitsubishi.

Tips membangun bisnis food truck

Untuk memulai bisnis, baik itu food truck maupun bisnis kuliner biasa, Anda membutuhkan tips yang tepat. Tips yang dimaksud mulai dari memahami dan mempelajari terkait bisnis food truck, mempersiapkan mental untuk bekerja ekstra keras, memahami peraturan hukumnya terlebih dahulu, memilih truk yang sesuai dengan kebutuhan, dan memilih salah satu hidangan yang menjadi andalan. Ini dia tipsnya!

  1. Pahami dan pelajari bisnis food truck. Bisnis kuliner food truck secara keseluruhan prosesnya dilakukan di atas kendaraan, mulai dari memasak hingga menyajikannya. Kendaraan itu bisa berupa motor, bus atau truk yang dimodifikasi sesuai dengan tema kuliner Anda. Layaknya restoran sungguhan, di dalam truk tersebut setidaknya terdapat peralatan masak profesional, dilengkapi dengan etalase, papan menu, dan mesin kasir sehingga semakin memudahkan pelanggan.
  2. Mempersiapkan mental untuk bekerja lebih keras. Ketika Anda memutuskan membangun bisnis kuliner melalui food truck, maka Anda harus siap bekerja lebih keras. Secara tidak langsung, Anda dituntut untuk serba bisa seperti menjadi sopir, chef, pramusaji, dan cleaning service sekaligus. Jika ingin merasakan bagaimana bekerja membangun bisnis ini, Anda bisa memulainya dengan satu food truck terlebih dahulu. Di saat bisnis Anda mulai berjalan, bisa saja di pertengahan nanti Anda bisa mendapat inspirasi lainnya.

  3. Pahami Peraturan Hukumnya. Membangun bisnis food truck juga perlu memiliki landasan hukum yang jelas. Di negara kita sendiri bisnis food truck memiliki payung hukum sendiri layaknya restoran. Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah yang berkaitan dengan perizinan, baik izin buka usaha maupun jualan di lokasi tertentu. Untuk menghindari kesalahan dalam mengurus perizinan, Anda bisa berkonsultasi dengan senior yang tergabung dalam Asosiasi Food Truck Indonesia.

  4. Memilih truk yang sesuai dengan kebutuhan. Awal mulanya food truck hanya untuk menjual makanan dan minuman ringan yang terinspirasi dari mobil combi. Seiring perkembangan zaman, inovasi berjualan food truck semakin meluas. Bahkan kredit truk Mitsubishi semakin marak dengan cukup banyaknya pabrikan karoseri yang menawarkan jasa modifikasi.
Demikianlah beberapa tips membangun bisnis food truck yang bisa Anda aplikasikan. Untuk memulai bisnis ini, Anda bisa memulainya dengan melakukan kredit truk Mitsubishi sebagai modal awal.

0 komentar:

Posting Komentar