Jumat, 18 September 2020

Menilai Orisinalitas Kendaraan Bekas Melalui Inspeksi Mobil

Inspektor Mobil Bekas

Meski memiliki status mobil bekas, beberapa kendaraan second tidak selalu memiliki kondisi yang buruk. Tak jarang, beberapa mobil dengan usia yang sudah tua masih memiliki kualitas yang baik. Namun hal itu tergantung kepada bagaimana perawatan pemilik sebelumnya. Apabila berminat membeli mobil bekas, anda bisa memastikan keaslian mobil dengan jasa inspeksi mobil. Untuk itu, anda bisa mengecek kondisi mobil bekas sesuai arahan berikut.

Cara Mengetahui Kondisi Mobil Bekas

1. Memiliki Bodi Yang Masih Mulus

Tingkat kemulusan mobil memang bukan jaminan bahwa kondisi mobil tidak bermasalah. Paling tidak anda bisa menilai sendiri, bahwa bodi yang terlihat punya lecet menunjukkan spesifikasi mobil tersebut. Umumnya, bodi yang mulus sering kali dianggap mewakili kondisi secara umum dari mobil tersebut. Namun, sesuai dengan arahan inspeksi kendaraan, menilai mobil harus secara menyeluruh.

Untuk itu Anda harus melihat semua bagian dari mobil. Namun, jika Anda tidak tahu harus cek yang mana, mengetahui kondisi bodi mobil saja sudah dirasa cukup. Akan lebih baik jika gunakan bantuan jasa inspeksi kendaraan karena mereka bisa menilai besar kerusakan. Adanya permak bodi pada mobil second yang Anda lirik, akan dideteksi oleh inspeksi mobil yang Anda gunakan.

2. Tidak Memiliki Bekas Tabrakan

Jasa ini tentunya akan bisa cepat mengetahui apakah mobil tersebut pernah mengalami tabrakan atau tidak. Bantuan mereka penting, karena bekas tabrakan bisa disembunyikan dibalik bodi mobil. Mobil yang pernah mengalami tabrakan akan membahayakan keselamatan penggunanya. Hal ini dikarenakan, sistem pada mobil tersebut sudah tidak sama dengan sistem mobil yang masih baru.

3. Tidak Memiliki Bekas Dempulan Di Bodi

Bodi mobil yang sudah diperbaiki di bengkel, tentu akan menurunkan nilai jualnya. Biasanya, inspeksi kendaraan memiliki cara untuk mengetahui apakah mobil bekas tersebut sudah mengalami perbaikan bodi berupa dempulan. Biasanya mereka akan mengetuk bagian bodi mobil yang dirasanya mencurigakan. Apabila timbul suara yang berat dan tidak nyaring, maka tandanya bagian mobil tersebut sudah mengalami proses pendempulan.

4. Cat Yang Masih Asli

Menurut arahan jasa inspeksi mobil, meskipun mendapatkan perawatan yang baik, cat mobil lama akan cenderung tidak cemerlang dari keluaran terbaru. Pada bagian tertentu akan ditemukan beberapa cat yang sudah termakan usia. Hal ini sangat wajar terjadi mengingat mobil digunakan setiap hari untuk menghadapi panas dan hujan. Mobil yang sudah mengalami perubahan cat akan mempengaruhi nilai orisinal.

5. Interior Masih Tampak Asli

Kendaraan yang sudah dipakai tahunan pasti akan tercermin dari interior desainnya. Terkadang banyak mobil bekas yang interiornya diubah sedemikian rupa sehingga menghilangkan nilai keaslian dari mobil tersebut. Sering kali, banyak aksesoris bawaan mobil yang hilang. Inspeksi kendaraan bisa tahu kondisi dan spesifikasi mobil bekas secara cepat hanya dengan melihat interior mobil yang mengalami perubahan tersebut.

Apabila anda menemukan mobil dengan interior yang masih baru, terawat, dan tidak  diganti, inspeksi mobil akan memastikan jika mobil tersebut masih memiliki kondisi yang tidak banyak mengalami perubahan. Mobil seperti inilah yang baik. Namun, untuk memastikannya, anda bisa mengandalkan jasa inspeksi mobil bekas sebagai pemberi informasi akurat dan menyeluruh mengenai mobil bekas yang nantinya akan dibeli.

Memilih mobil bekas haruslah sesuai dengan kebutuhan kita. Namun terkadang, hal ini menjadi penghalang bagi pembelinya. Hal ini dikarenakan setiap mobil second pastinya memiliki kekurangan tersendiri. Oleh karena itu, anda harus cermat dalam memilih mobil. Apabila Anda mengalami kesulitan mengecek keaslian mobil, anda bisa meminta bantuan tenaga inspeksi profesional seperti Ostopector.

 

continue reading Menilai Orisinalitas Kendaraan Bekas Melalui Inspeksi Mobil

Rabu, 09 September 2020

Bisa Jadi Ide Bisnis, Yuk Intip 4 Cara Membuat Sambal Teri Kemasan

Sambal Teri

Mayoritas masyarakat Indonesia gemar menyantap makanan yang bercita rasa pedas. Tidak heran jika di setiap kesempatan jamuan makan biasanya akan disajikan sambal. Saking banyaknya permintaan sambal, banyak dijual berbagai macam jenis sambal di dalam botol. Hal ini bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Salah satu produk yang menarik adalah sambal teri kemasan yang bisa menjadikan inspirasi bagi anda untuk membuka usaha.

Membuat Sambal Ikan Teri Kemasan Yang Disukai Banyak Orang

1. Menyiapkan Bahan Yang Masih Segar

Untuk membuat sambal ikan teri, pastikan anda menggunakan bahan yang masih segar tanpa harus menambahkan pengawet di dalamnya. Siapkan 150 gram cabai merah keriting segar dan tak lupa cabai rawit yang akan menambah cita rasa pedas. Untuk bumbunya, siapkan 7 siung bawang merah segar dengan 5 siung bawang putih. Untuk menciptakan cita rasa menggugah selera, tambahkan 1 sdm gula merah, dan ½ terasi bakar

Anda bisa menambah sedikit penyedap dan garam dengan rasio seimbang. Jangan lupa menyiapkan bahan utama, yaitu 5 sdm ikan teri tawar. Dengan memilih bahan-bahan segar dan berkualitas, rasa sambal teri yang dibuat akan lebih nikmat. Pelanggan bisa bedakan mana makanan yang sehat, mana yang terlalu banyak memakai penyedap, bahkan yang memakai pengawet sekalipun. Untuk itu, jangan menggunakan bahan yang tidak baik bagi kesehatan.

2. Memastikan Kebersihan Bahan-Bahan

Setelah anda memilih bahan-bahan yang segar, hal yang paling penting adalah memastikan kebersihannya. Cuci bersih semua bahan yang sudah disiapkan. Kemudian buang tangkai cabai dan lubangi cabai tersebut, agar tidak meletus ketika digoreng. Selanjutnya, cuci ikan teri dengan air mengalir hingga bersih. Pastikan kebersihan ikan terjamin, agar tidak mudah basi. Anda bisa mengeringkan ikan teri menggunakan tisu agar air tidak meresap lebih banyak ke dalam ikan teri.

3. Mulai Menghaluskan Bahan

Setelah semua bahan sudah terjamin kebersihannya, anda bisa menghaluskan semua bahan sambal teri tersebut kecuali ikan teri nya. Anda memiliki dua cara untuk menghaluskannya, yakni dengan menggunakan blender atau dengan menggerusnya secara manual. Jika anda membuat sambal dalam porsi yang besar, ada baiknya memakai blender untuk menghemat waktu dan tenaga.

Namun, jika anda membuat sambal dengan porsi kecil, anda bisa memakai cobek dan menggerusnya secara manual. Menghaluskan sambal dengan cara manual juga akan menghasilkan tekstur istimewa seperti buatan rumah yang akan menjadi ciri khas produk sambal kemasan. Sari di dalam air cabai juga akan lebih keluar, sehingga menciptakan cita rasa yang berbeda di setiap porsinya. 

4. Langkah Akhir Membuat Sambal Ikan Teri Untuk Bisnis Anda

Setelah semua bahan sambal dihaluskan, goreng hingga minyak meresap. Sambal teri akan segera siap setelah memasukkan ikan teri yang sudah terlebih dahulu digoreng. Aduk hingga merata hingga berubah warna menjadi gelap. Jika warna sambal sudah semakin gelap, tandanya sambal ikan teri sudah matang dan siap untuk dikemas. Anda  bisa menggunakan kemasan botol kaca yang dilengkapi logo bisnis yang sudah anda rancang.

Ide bisnis sambal ikan teri rumahan merupakan sebuah peluang yang bisa membuka jalan kesuksesan bagi anda calon pengusaha. Tentunya dengan diiringi trik dan strategi pemasaran yang tepat. Anda bisa berkreasi untuk menciptakan cita rasa unik yang berbeda agar bisa menarik perhatian konsumen. Dengan menggunakan bahan-bahan segar dan berkualitas, para konsumen akan berdatangan untuk membeli sambal ikan teri yang anda buat.

continue reading Bisa Jadi Ide Bisnis, Yuk Intip 4 Cara Membuat Sambal Teri Kemasan

Selasa, 08 September 2020

Mengemudi Mobil Manual? Wajib Hindari 4 Kesalahan Ini!

Mobil Manual

Meski Anda sudah membeli asuransi untuk mobil, termasuk asuransi mobil murah, bukan berarti Anda bisa mengemudi seenaknya. Sebab, selain bisa membahayakan diri sendiri, mengemudi mobil seperti ini tentunya bisa membahayakan keselamatan pengemudi lainnya. Untuk itu, pada saat mengemudikan mobil, khususnya mobil manual, sebaiknya jangan sampai melakukan beberapa kesalahan berikut ini, check it out:

1.    Menggunakan tuas transmisi selayaknya hand rest

Ada beberapa pengemudi mobil manual – dan Anda barangkali salah satunya – yang setelah mengoper gigi transmisi tidak memindahkan tangannya. Malah, ada juga yang menggunakan tuas transmisi selayaknya hand rest walaupun tidak sedang mengoper gigi. Kalau sekadar meletakkan tangan di atas tuas transmisi, hal tersebut tentu tidak masalah. Tapi, lain cerita kalau sampai Anda tidak sengaja menggoyangkan atau menggeser tuasnya. 

Pasalnya, saat tuas tergeser, maka garpu yang ada pada bagian bawah tuas transmisi bisa bergesekan dengan gerigi di sela-selanya yang tengah berputar. Akibatnya, garpu jadi cepat aus, dan lama-kelamaan Anda bisa kesulitan memindahkan gigi kecuali dengan cara yang kasar. 

2.    Menginjak kopling saat posisi gigi 1 atau 2 aktif waktu menunggu lampu merah

Kesalahan lainnya yang banyak dilakukan pengemudi mobil manual adalah menahan kopling tapi sambil memasukkan gigi 1 atau 2 ketika menunggu lampu merah atau di tengah kemacetan. Alasannya, agar pengemudi selalu berada dalam kondisi siap, jadi tak perlu lagi membuang waktu hanya untuk memasukkan gigi dan menginjak kopling begitu lampu hijau menyala atau jalanan mulai lancar.

Padahal, melakukan hal  ini justru bisa membuat kampas kopling cepat aus akibat bergesekan secara terus-menerus dengan cover clutch dan flywheel.

3.    Menggenjot pedal gas dan kopling dalam kondisi menanjak

Saat menempuh jalanan yang menanjak, ada pengemudi yang menginjak pedal gas dan menggenjot kopling secara bersamaan. Karena disangkanya, hal tersebut akan membantu mempertahankan posisi mobil supaya tidak mundur. Nyatanya, kebiasaan tersebut justru bisa membuat pelat kopling panas karena bergesekan terus-menerus, serta munculnya bau karet yang terbakar.

4.    Meletakkan kaki pada pedal kopling

Tak hanya itu saja, banyak juga pengemudi yang kerap meletakkan kaki pada pedal kopling. Yang mana, melakukan ini malah bisa memberikan tekanan pada pedal kopling. Akibatnya, pelat kopling  malah lebih cepat panas, menjadi “seret”, dan cepat aus.

 

Itulah 4 kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan ketika mengemudikan mobil manual. Nah, jika Anda punya salah satu kebiasaan tersebut – atau malah semuanya – maka segera hentikan agar kendaraan Anda tidak bermasalah nantinya!

 

 

continue reading Mengemudi Mobil Manual? Wajib Hindari 4 Kesalahan Ini!